4 Minuman Asli Minang Yang Wajib Anda Coba

Ketika Anda berbicara mengenai kuliner Indonesia, maka tanah Minang tidak pernah ketinggalan. Selain memiliki makanan yang lezat dan berhasil masuk ke dalam 100 makanan terenak di dunia, ternyata banyak minuman asli Minang yang tidak kalah lezat dan wajib untuk Anda coba. Di artikel ini akan dijabarkan keempat minuman tersebut. Simak informasinya di sini.

Teh Talua

Minuman asli Minang pertama yang akan dibahas iadalah Teh Talua yang berasa dari Sumatera Barat. Bila Anda datang ke daerah ini, maka jangan pernah lupa untuk mencicipi minuman ini. Teh ini terbuat dari campuran teh dengan telur, rasa minuman satu ini memang unik. Telur yang digunakan ialah telur ayam kampung atau telur bebek. Meski menggunakan telur, rasanya akan tersamarkan dengan perpaduan yang apik antara daun teh dan manisnya gula. Dengan mengonsumsinya, Anda bisa mendapatkan khasiat untuk megurangi badan yang letih dan menyegarkannya. Jadi, minuman ini sangat cocok dikonsumsi setelah Anda selesai beraktivitas.

Aia Kawa

Aia Kawa adalah minuman asli Sumbar yang mungkin bisa Anda temukan dengan mudah di daerah Minang lainnya. Minuman ini terbuat dari daun kopi yang diseduh seperti teh. Minuman asli Minang ini bisa Anda temui dengan mudah di sekitar Bukittinggi atau Ngarai Sianok. Cara membuatnya pun tidaklah sulit, daun kopi lokal pilihan awalnya dikeringkan dengan cara disangrai selama 12 jam. Saat akan diminum, daun kering ini dicampur dengan air dingin, lalu diseduh dengan air mendidih. Tersajilah Aia Kawa, yang kemudian bisa ditambahkan gula pasir sesuai selera Anda.

Jus Pinang Muda

Mungkin banyak yang tidak tahu jika buah pinang muda bisa dimanfaatkan menjadi minuman yang nikmat dan menyegarkan. Di tanah Minang, buah unik ini dibuat menjadi jus dan dicampurkan dengan gula merah dan potongan jahe. Di beberapa penjual, Anda bisa menemukan minuman Asli Minang satu ini ditambahkan dengan telur ayam kampung, susu, dan madu. Khasiatnya tentu saja untuk menambag stamina bagi kaum lelaki. Tertarik untuk mencobanya?

 

Yuk, Cicipi Santapan Spesial Semarang di Bawah Ini!

Semarang masuk ke dalam jajaran lima kota besar di Indonesia. Semarang pun mempunyai beberapa julukan, seperti Venetie van Java, Kota Atlas, The Port of Java, Semarang Pesona Asia, hingga Kota Lumpia. Kota Lumpia menjadi julukan yang menunjuk kota Semarang karena di kota dengan dominasi penduduk dari suku Jawa tersebut terdapat makanan khas berupa lumpia. Meskipun lumpia sendiri bukan makanan khas Indonesia, namun akibat alkulturasi budaya Jawa dan Cina, maka terciptalah kuliner ini.

Selain lumpia, Anda jyga beberapa santapan spesial Semarang yang sangat sayang untuk Anda lewatkan. Kira-kira apa saja, itu? Simak informasinya di artikel ini.

Tahu Gimbal

Dari namanya saja, orang sudah dibuat penasaran oleh wujud dari santapan spesial Semarang yang satu ini. Makanan ini memang agak mirip dengan ketoprak khas Jakarta, namun bedanya adalah santapan spesial Semarang ini menggunakan bumbu kacang yang disajikan dengan cara disiramkan ke makanan. Selain itu, adanya gimbal dan petis membuatnya agak berbeda. Rasanya yang gurih dan rasa bumbu kacang yang sangat terasa menjadi daya tarik bagi para konsumen. Oleh sebab itu, makanan ini tidak boleh Anda lewatkan untuk dicicipi, ya!

Nasi Goreng Babat Gongso

Jangan pikir jika nasi goreng ini mirip dengan model pada umumnya, karena di atasnya ditambahkan potongan babat yang digoreng sebelumnya. Selain babat sebagai lauk tambahan, masih ada varian lain untuk ditambah dengan nasi yang digoreng ini, misalnya ada limpa, iso, dan paru rebus. Semuanya ditaruh di baskom, jadi kalian bisa memesannya, bahkan tak harus selalu babat yang dipilih, bisa campuran dari menu di atas, atau hanya satuannya saja. Selain nasi goreng babat gongso, ada juga babat gongsonya saja, alias tanpa gorengan nasi. Sudah bisa membayangkan bagimana rasanya?

Gudangan

Gudangan merupakan urapan sayur rebus dengan bumbu sambal gudangan yang sebenarnya hanyalah parutan kelapa berbumbu bawang merah dan putih, cabai merah, dan jeruk purut. Sepintas memang terlihat mirip dengan urap. Bedanya, bumbu santapan spesial Semarang ini terbuat dari bawang merah dan bawang putih, cabai merah, parutan daging kelapa muda, kencur, jeruk purut, dan garam. Menu ini paling nikmat disantap bersama dengan nasi hangat dan ditambah dengan potongan telur rebus, rempeyek, hingga ikan gereh.

Kudapan Khas Cirebon Yang Enak dan Murah

Cirebon dikenal sebagai kota penghasil terasi dan udang kering di pulau Jawa. Ternyata bukan hanya itu, kota yang berada di perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Barat ini juga memiliki kudapan khas Cirebon yang tidak boleh Anda lewatkan untuk dicicipi. Makanan dari kota ini pun beraneka ragam, sebut saja empal gentong dan nasi jamblang yang sudah terkenal hingga ke berbagai daerah. Ingin tahu masakan nusantara dari Kota Udang lainnya? Simak artikel ini sampai selesai, ya!

Nasi Jamblang

Belum lengkap rasanya bila Anda berwisata ke kota ini tanpa menikmati kudapan khas Cirebon satu ini, yaitu nasi jamblang. Makanan ini punya ciri khas dengan bungkus daun jati. Berbeda dengan nasi liwet asal Sunda yang dibungkus dengan daun pisang. Kudapan ini awalnya dikenal dari Desa Jampang, Kabupaten Cirebon. Karena unik dan juga murah, nasi ini akhirnya mulai populer dijajakan di wilayah lain di Cirebon. Harganya pun sangat terjangkau, mulai dari 2,000-20,000 rupiah dari setiap porsi.

Empal Gentong

Kudapan khas Cirebon yang satu ini sudah menjadi ikon kuliner kota ini. Kenikmatan dari kuah kuning kuliner ini sangat nikmat bila Anda santap dalam keadaan masih panas. Kuliner lezat ini dijajakan dengan menggunakan kuali dari tanah liat. Aromanya sangat berbeda karena dipanaskan dengan menggunakan kayu bakar. Rasanya gurih dan menyegarkan di mulut. Kuahnya saja sudah enak, apalagi jika ditambah dengan isian yang istimewa seperti daging sapi pilihan dan beberapa aneka jeroan. Anda bisa mendapatkan kudapan ini dengan harga yang terjangkau, mulai dari 17,000-22,000 rupiah, Anda sudah bisa mencicipi satu mangkuk lezat empal gentong.

Docang

Pernah mendengar kudapan dengan nama Docang? Kudapan khas Cirebon ini juga cukup populer di daerah Bogor. Sebenarnya, makanan ini hampir mirip dengan kupat tahu Singaparna, Garut. Bedanya, isian dari kuliner ini biasanya berupa lontong, tauge, parutan kelapa ditambah dengan daun singkong dan taburan kerupuk. Salah satu yang menjadi ciri khasnya adalah siraman kuah panas, sambal docang dan tempe bungkil atau oncomnya. Hanya dengan uang 10,000-15,000 rupiah, Anda sudah bisa mendapatkan satu porsi menu ini. Murah, bukan?

3 Makanan Antik Indonesia Yang Wajib Anda Tahu

Sebagai orang yang tinggal di Indonesia, maka Anda masuk ke dalam jajaran orang-orang yang beruntung. Kenapa? Karena Ada akan dengan mudah menikmati masakan nusantara yang nikmat, berhasil mendunia, dan juga sedikit unik. Oleh sebab itu, jangan pernah sia-siakan kesempatan Anda untuk mencicipi setiap kudapan Indonesia yang kelezatannya sudah terbukti. Di bawah ini akan disebutkan beberapa makanan antik Indonesia yang wajib untuk Anda tahun dan juga coba di tahun 2018. Yuk, simak informasi!

Dodol Meuseukat, Aceh

Bila Anda berkunjung ke daerah Aceh, maka jangan lupa untuk mencicipi dodol khas Serambi Mekkah yang bercita rasa manis dan lembut, yaitu dodol Meuseukat. Biasanya dodol berwarna kecoklatan, Meuseukat justru berwarna putih bila hanya menggunakan tepung. Namun makanan antik Indonesia yang satu ini ditambah campuran buah nanas, sehingga warna dodol ini cenderung kuning cantik. Dengan tampilan bulat melingkar, dan eloknya ukiran bunga serta daun di permukaan dodol. Hanya ditemui pada saat acara tertentu saja, seperti pernikahan atau penyambutan tamu. Semakin cantik ukiran dan bentuk yang dihasilkan, maka akan semakin melambangkan bahwa Anda sangat menyambut tamu dengan baik dan sopan.

Tutut Pedas Asam, Sunda

Tutut merupakan nama lain dari keong kecil yang biasanya hidup di persawahan. Meski terkesan kotor dan jorok bagi sebagian orang, makanan antik Indonesia ini sangat lezat untuk Anda lewatkan. Pasalnya, bila Tutut ini diolah dengan baik, dengan aneka paduan bumbu yang membuat masakan ini semakin nikmat. Cara membuatnya pun cukup mudah, Anda hanya perlu bumbu halus berupa cabai rawit, cabai merah, bawang putih, kunyit, belimbing wuluh hijau kecil, sereh, air, minyak, gula, garam. Sebelum dimasak, pastikan Anda sudah mencuci keong ini dengan bersih dan pisahkan dari cangkangnya, lalu potong-potong kecil. Tumis semua bumbu tambahkan air dan tutut, tunggu hingga bumbu meresap. Siapkan mangkuk dan sajikan bersama nasi hangat atau lontong.

Bali Blayag, Bali

Bali Blayag Raja adalah makanan khas Bali yang sejak dulu sudah ada dan terkenal di Bali. Rasa yang enak dan gurih tentu makanan ini menjadi banyak diminati, khususnya dikalangan para Raja. Tampilan makanan antik Indonesia ini memang tidak ada yang berbeda, hanya berisikan lontong atau ketupat, yang menggunakan pembungkusnya berupa daun kelapa. Nantinya, kudapan ini akan dikucuri bumbu khas Bali dan aneka sayuran, bumbu yang dihaluskan dengan ulekan cobek, agar erat dengan rasa tradisionalnya. Menu pelengkap berupa sayur urap, kedelai goreng, ayam sisir, keripik kulit ayam. Dengan beralas daun pisang blayag dipotong kecil, dengan taburan aneka pelengkap dan bumbu ulek.