3 Makanan Antik Indonesia Yang Wajib Anda Tahu

Sebagai orang yang tinggal di Indonesia, maka Anda masuk ke dalam jajaran orang-orang yang beruntung. Kenapa? Karena Ada akan dengan mudah menikmati masakan nusantara yang nikmat, berhasil mendunia, dan juga sedikit unik. Oleh sebab itu, jangan pernah sia-siakan kesempatan Anda untuk mencicipi setiap kudapan Indonesia yang kelezatannya sudah terbukti. Di bawah ini akan disebutkan beberapa makanan antik Indonesia yang wajib untuk Anda tahun dan juga coba di tahun 2018. Yuk, simak informasi!

Dodol Meuseukat, Aceh

Bila Anda berkunjung ke daerah Aceh, maka jangan lupa untuk mencicipi dodol khas Serambi Mekkah yang bercita rasa manis dan lembut, yaitu dodol Meuseukat. Biasanya dodol berwarna kecoklatan, Meuseukat justru berwarna putih bila hanya menggunakan tepung. Namun makanan antik Indonesia yang satu ini ditambah campuran buah nanas, sehingga warna dodol ini cenderung kuning cantik. Dengan tampilan bulat melingkar, dan eloknya ukiran bunga serta daun di permukaan dodol. Hanya ditemui pada saat acara tertentu saja, seperti pernikahan atau penyambutan tamu. Semakin cantik ukiran dan bentuk yang dihasilkan, maka akan semakin melambangkan bahwa Anda sangat menyambut tamu dengan baik dan sopan.

Tutut Pedas Asam, Sunda

Tutut merupakan nama lain dari keong kecil yang biasanya hidup di persawahan. Meski terkesan kotor dan jorok bagi sebagian orang, makanan antik Indonesia ini sangat lezat untuk Anda lewatkan. Pasalnya, bila Tutut ini diolah dengan baik, dengan aneka paduan bumbu yang membuat masakan ini semakin nikmat. Cara membuatnya pun cukup mudah, Anda hanya perlu bumbu halus berupa cabai rawit, cabai merah, bawang putih, kunyit, belimbing wuluh hijau kecil, sereh, air, minyak, gula, garam. Sebelum dimasak, pastikan Anda sudah mencuci keong ini dengan bersih dan pisahkan dari cangkangnya, lalu potong-potong kecil. Tumis semua bumbu tambahkan air dan tutut, tunggu hingga bumbu meresap. Siapkan mangkuk dan sajikan bersama nasi hangat atau lontong.

Bali Blayag, Bali

Bali Blayag Raja adalah makanan khas Bali yang sejak dulu sudah ada dan terkenal di Bali. Rasa yang enak dan gurih tentu makanan ini menjadi banyak diminati, khususnya dikalangan para Raja. Tampilan makanan antik Indonesia ini memang tidak ada yang berbeda, hanya berisikan lontong atau ketupat, yang menggunakan pembungkusnya berupa daun kelapa. Nantinya, kudapan ini akan dikucuri bumbu khas Bali dan aneka sayuran, bumbu yang dihaluskan dengan ulekan cobek, agar erat dengan rasa tradisionalnya. Menu pelengkap berupa sayur urap, kedelai goreng, ayam sisir, keripik kulit ayam. Dengan beralas daun pisang blayag dipotong kecil, dengan taburan aneka pelengkap dan bumbu ulek.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *