Tips Mudah Persiapkan Rencana Keuangan Keluarga

keuangan keluargaSeberapa besar penghasilan keluarga harus selalu dievaluasi dengan baik. Mulai bisa menyusun keuangan keluarga secara tepat dan konsisten. Agar tidak selalu mengalami masalah keuangan yang sama nantinya. Kejadian yang dialami ini biasanya dirasakan oleh para orangtua baru atau keluarga muda. Seolah rencana yang sudah dibuat tidak bisa dikendalikan entah untuk kebutuhan pokok atau masing-masing individu. Maka dari itu perlu perhatikan beberapa tips mudah ini.

1. Tentukan Posisi Keuangan Anda Saat Ini

Merencanakan keuangan dalam berumah tangga diawali dengan menentukan posisi keuangan Anda dan pasangan saat ini. Hal tersebut berkaitan dengan laporan keuangan pribadi dan keuangan keluarga. Bentuk laporan yang bisa Anda buat yaitu terdiri dari balance sheet/neraca dan cashflow. Pada laporan arus kas (cashflow) cermati besaran aset, nilai kekayaan bersih dan sebagainya. Terdapat 3 kemungkinan dari perhitungan nilai bersih yaitu : nilai aset sama dengan utang, nilai aset lebih besar daripada utang dan nilai utang lebih besar daripada aset.

Jika kondisi Anda berada pada nilai aset sama dengan utang atau utang lebih besar daripada aset, maka prioritaskan tugas untuk memperbesar aset Anda. Setelah mengetahui nilai kekayaan bersih, lakukan pengecekan arus kas. Pastikan Anda dan pasangan mengerti dari mana sumber pendapatan yang dihasilkan, ke mana dan berapa besar pengeluaran Anda, serta berapa yang harus dikeluarkan untuk investasi, tabungan dan lain-lain.

2. Buat Tujuan Keuangan

Setiap orang pasti memiliki tujuan keuangan yang ingin dicapai. Terutama dalam keuangan keluarga harus spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan dan tepat waktu. Biasanya banyak pula beberapa orang yang memiliki tujuan banyak tetapi tidak memperhatikan apakah memiliki sumber dana yang mencukupi. Tidak perlu khawatir, bisa dengan cara membuat daftar prioritas yang harus terpenuhi lebih dulu mulai dari yang paling penting. Dengan berjalannya waktu, Anda bersama pasangan bisa mencari ide baru dalam menambah sumber penghasilan dalam memenuhi kebutuhan dan tujuan keuangan keluarga.

3. Buat Rencana

Membuat sebuah rencana keuangan merupakan salah satu hal yang menantang terutama bagi keluarga. Dengan asumsi yang sudah ditentukan tetap harus memperhatikan pertimbangan yang logis dan dengan data yang kuat. Tujuan tersebut biasanya dibedakan dari segi waktu karena ada yang harus terpenuhi dalam waktu dekat, jangka menengah dan jangka panjang. Jika Anda masih terlalu awam dengan masalah keuangan keluarga, bisa segera konsultasi kepada ahlinya. Anda bisa mendapatkan pengetahuan baru bagaimana seseorang bisa menentukan sebuah asumsi dalam keuangan keluarga. Dapat dipastikan sangat membantu Anda dan keluarga dalam menghadapi dan mengatasi masalah ke depannya.

4. Simpan Catatan Sederhana

Proses pelaksanaan rencana keuangan keluarga berujung pada sebuah action plan. Melalui action plan akan dengan mudah mengetahui langkah untuk mencapai tujuan-tujuan Anda. Untuk melakukan hal tersebut harus penuh dengan komitmen dan langkah sederhananya adalah mencatat apa saja yang telah dilakukan. Catat tentang proses, kesalahan dalam melakukan action plan tersebut dan solusi atau perbaikan apa yang sudah dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *